Ini Pendapat Para Ahli Tentang Air Alkali

SEKILAS TENTANG TUBERKULOSIS
March 24, 2016
#MelawanDiabetes
April 8, 2016

Mungkin Anda sudah tak asing lagi dengan yang namanya air alkali belakangan ini. Air ini sangat populer di Indonesia karena diklaim dapat menyeimbangkan kelebihan asam pada tubuh dan dapat menyembuhkan berbagai penyakit kronis seperti stroke, kolesterol, kanker, dan penyakit lainnya. Namun apakah air alkali ini sebenarnya? Dan apakah benar bahwa air ini begitu bermanfaat bagi kesehatan? Berikut penjelesannya.

Air alkali adalah air yang memiliki pH atau derajat keasaman tinggi. Air ini biasanya memiliki pH diatas 9 sehingga sifatnya basa. Banyak yang mengatakan bahwa air yang bersifat basa ini sangat baik untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan pH darah.  Namun nyatanya kehadiran air alkali ini berbanding terbalik dengan standar mutu air minum yang ditetapkan dalam SNI. Berdasarkan SNI 01-3553-2006 mengenai Syarat Mutu Air Minum Dalam Kemasan, pH air minum seharusnya berkisar antara 6-8,5. Peraturan dalam SNI ini sejalan dengan yang dinyatakan oleh United States Environmental Protection Agency (EPA) bahwa kadar pH netral untuk air minum adalah 7.

Menurut Ari Fahrial Syam, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSCM Jakarta, manfaat air alkali ini sebenarnya belum terbukti secara ilmiah sehingga ia menyarankan masyarakat untuk tidak langsung percaya dengan klaim yang dijanjikan. Justru sebaiknya konsumen harus berhati-hati dengan zat yang ditambahkan atau proses yang dilakukan untuk membuat air tersebut menjadi basa karena air murni di alam bebas biasanya memiliki pH sekitar 7. Ari menjelaskan bahwa pH air yang sangat basa justru bisa merusak struktur lambung. Tubuh manusia sudah punya keseimbangan didalamnya sehingga jika kita mengubahnya akan mengganggu keseimbangan tersebut. Klaim air alkali dapat menetralkan asam lambung juga dipertanyakan oleh Ari karena sesungguhnya tubuh kita memerlukan asam lambung untuk membunuh kuman dan membantu proses pencernaan.

Senada dengan Ari, Dokter Spesialis Gizi Klinik Siloam Hospital, Samuel Oetoro menyatakan bahwa pada prinsipnya pH darah itu netral dan yang mengaturnya bukanlah sesuatu yang kita minum atau makan melainkan organ paru dan ginjal. Selama proses pencernaan, makanan dan minuman yang dikonsumsi akan masuk ke dalam lambung dan bercampur dengan asam lambung yang sangat kuat dengan pH berkisar antara 1-3 sehingga makanan dan minuman tersebut akan keluar dari lambung dalam keadaan asam. Makanan dan minuman tersebut kemudian akan turun ke usus. Di dalam usus pH-nya akan menjadi netral karena bercampur dengan basa. Hasil pencernaan inilah yang akan diambil nutrisinya oleh tubuh. Hal ini membuktikan bahwa makanan dan minuman yang kita konsumsi tidak ada kaitannya dengan pH darah. Samuel menambahkan bahwa ada kondisi dimana bantuan untuk mengatur pH darah diperlukan yaitu bagi penderita penyakit kronis yang organ paru dan ginjalnya tidak berfungsi dengan baik. Namun, bantuan berupa cairan pengatur pH itupun dimasukkan melalui infus yang langsung masuk ke dalam darah, bukan melalui sistem pencernaan. Samuel juga mengatakan bahwa air alkali tidak berbahaya, hanya saja tidak memiliki pengaruh apa-apa terhadap kesehatan sehingga ia merasa sia-sia jika harus membelinya.

Titi Sekarrindah, Dokter Spesialis Gizi Klinik dari RSPP Jakarta,  menyarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat saja jika ingin terbebas dari berbagai penyakit berbahaya daripada mengonsumsi air alkali yang belum teruji manfaatnya secara ilmiah.

“Tidak usah yang macam-macam. Untuk hidup sehat itu kita hanya perlu istirahat yang cukup, olahraga teratur, mengonsumsi makanan bergizi, dan jauhi stress. Tidak perlu minum air yang pH-nya tinggi, yang normal-normal saja. Yang penting cukup minum sekitar delapan gelas per hari,” tambah Titi.

Karena hingga saat ini air alkali masih menjadi perdebatan di masyarakat, semua kembali lagi ke pilihan masing-masing konsumen. Apapun pilihan Anda, tetaplah cermat dalam memilih air yang akan Anda konsumsi setiap harinya.

NB : Berdasarkan hasil uji analisa harian di PT. Krakatau Daya Tirta dan hasil uji di Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK), air minum Quelle memiliki pH berkisar diantara 7, pH netral untuk air minum. Jika Anda memilih untuk mengonsumsi air minum biasa dan tinggal di Cilegon, Serang, dan sekitarnya, pilihlah air minum Quelle yang sudah teruji kualitasnya. Hubungi kami sekarang dan kami selalu siap membantu Anda.

 sw5-2

Dikutip dari :klikdokter.com, beritasatu.com, cnnindonesia.com

Air Minum Quelle – Freshness Everyday

Informasi dan Pemesanan Hubungi

Telp : (0254)315003 / 085107094222

Email : kdtquelle@gmail.com

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *