SEKILAS TENTANG TUBERKULOSIS

FENOMENA EQUINOX DI INDONESIA
March 21, 2016
Ini Pendapat Para Ahli Tentang Air Alkali
April 1, 2016

TB atau Tuberkulosis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri Mycobacteruym Tuberculosis. Bakteri ini paling sering menyerang paru-paru, tetap dapat juga menyerang organ lainnya seperti tulang, kelenjar, kulit, dsb. Berdasarkan data statistik, TB merupakan penyakit paling mematikan kedua di dunia setelah HIV/AIDS. Penyakit ini bukan penyakit turunan dan dapat menyerang siapa saja.Bakteri TB biasa menyebar lewat partikel air di udara yang berpindah karena batuk, bersin, dan meludah.

Gejala utama TB adalah batuk berdahak selama lebih dari 2 minggu. Gejalan lain TB adalah dahak tsb bercampur darah, batuk darah, sesak napas, lemas, demam, nafsu makan berkurang, berat badan menurun, dan berkeringat dimalam hari tanpa aktivitas fisik. Jika Anda atau kerabat Anda mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya periksakan diri ke dokter sesegera mungkin untuk mendapatkan penanganan medis.

Penyakit TB meski dapat menyebabkan kematian, tapi dapat disembuhkan jika dilakukan pengobatan yang benar. Setelah pasien dinyatakan positif menderita TB, pasien akan diberi obat yang harus diminum secara teratur sampai tuntas selama 6-8 bulan. Selama masa pengobatan tersebut, akan dilakukan pemeriksaan dahak pada awal pengobatan, satu bulan sebelum pengobatan berakhir, dan di akhir pengobatan. Di Indonesia sendiri, obat TB diberikan secara gratis dan dapat diperoleh di puskesmas atau rumah sakit.

Menurut Laporan TB WHO tahun 2013, diperkirakan ada sekitar 8,6 juta penderita TB di dunia pada tahun 2012 dan lebih dari 1,1 juta orang meninggal karenanya.Namun, dari sekitar 9 juta penderita, 3 juta diantaranya tidak terdeteksi oleh layanan kesehatan. Laporan WHO tahun 2013 juga menyebutkan bahwa ada 185 penderita TB per 100 ribu penduduk di Indonesia.

Hari TB sedunia jatuh pada 24 Maret bukan tanpa alasan. Tanggal 24 Maret ini dipilih karena pada 24 Maret 1882, Dr. Robert Koch mengumumkan bahwa ia telah menemukan sumber penyakit TB, yaitu bakteri Mycobacteruym Tuberculosis.

Untuk mencegah penularan kepada orang sehat, pasien TB harus :
• Menelan obat anti TB secara lengkap dan teratur sampai sembuh.

• Menutup mulut pada waktu batuk dan bersin
• Cuci tangan dengan sabun setelah tangan digunakan untuk menutup hidung/mulut pada waktu batuk dan bersin.
• Memiliki ventilasi yang cukup di rumah, sehingga udara segar dan sinar matahari masuk ke dalam rumah.
• Mengusahakan sinar matahari masuk ke ruang tidur. Menjemur alat-alat tidur sesering mungkin, karena kuman TB mati oleh sinar matahari.
• Tidak meludah di sembarang tempat, tetapi meludah di tempat tertentu seperti kaleng tertutup yang sudah diisi dengan sabun, karbol atau lisol. Buanglah dahak tersebut ke lubang WC atau timbun ke dalam tanah di tempat yang jauh dari keramaian.
• Bagi orang di sekitar pasien TB, agar menjaga daya tahan tubuhnya dengan makan makanan yang bergizi dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Sedangkan, pencegahan bagi keluarga atau kerabat penderita TB dapat dilakukan dengan:
• Menganjurkan orang yang mempunyai gejala TB untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit

• Mengawasi pengobatan sampai sembuh/selesai.
• Mengajarkan dan menganjurkan perilaku hidup bersih dan sehat tanpa TB.
• Memberi imunisasi BCG bagi balita untuk mencegah TB

Ayo kita sama-sama memerangi TB mulai hari ini! Bersama kita bisa!

sw5-2

Sumber: radioaustralia.net.au  dan stoptbindonesia.org

Air Minum Quelle – Freshness Everyday

Informasi dan Pemesanan Hubungi

Telp : (0254)315003 / 085107094222

Email : kdtquelle@gmail.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *