Memaafkan Itu Sehat

Berbahayakah Jika Terlalu Banyak Minum Air?
May 31, 2016
Ini Penyebab Februari Hanya 28 Hari
March 1, 2017

Memaafkan itu sulit.

Mungkin sebagian besar orang di dunia ini akan setuju mengenai hal ini. Terkadang, meski kata memaafkan telah terucap, apa yang ada di hati tak selalu selaras dengannya. Namun, tahukah Anda bahwa menyimpan amarah dan dendam itu selain tidak membahagiakan juga dapat berakibat buruk bagi kesehatan  fisik Anda?

Sebuah studi yang dilakukan Journal of Health Psychology menemukan bahwa menjadi pemaaf untuk diri sendiri dan orang lain dapat melindungi diri kita dari penyakit mental maupun fisik. Para peneliti di Journal of Health Psychology meminta 148 orang dewasa untuk mengisi kuisoner untuk menilai tingkat stres, kecenderungan untuk memaafkan dan kesehatan mental dan fisik mereka. Berdasarkan kuisoner itu, dapat disimpulkan bahwa orang-orang dewasa yang memiliki banyak amarah dan dendam dalam hidupnya memiliki riwayat kesehatan yang lebih buruk dibanding yang pemaaf. Hal ini disebabkan, orang-orang yang sulit memaafkan tidak memiliki benteng atau penyangga terhadap stress yang mereka miliki, sementara orang yang pemaaf lebih bisa mengatasi stress yang dihadapinya.

Selain studi yang dilakukan Journal of Health Psychology, Dr.Birtta Larsen, peneliti dari Universitas California, San Diego, AS, juga melakukan penelitian mengenai hubungan memaafkan dengan kesehatan. Penelitian tersebut melibatkan 200 pastisipan. Masing-masing partisipan diminta memikirkan suatu masa ketika orang terdekat menghianati mereka. Setengah dari jumlah partisipan diminta untuk memikirkan bagaimana hal itu memicu amarah mereka dan sisanya didorong untuk memaafkan orang yang menyakiti mereka tsb. Lalu, setelah diberi pengalih pikiran selama lima menit, mereka diperbolehkan memikirkan kembali peristiwa penghianatan tsb dengan cara mereka masing-masing.

Setelah penelitian itu selesai, Dr.Birtta menemukan kelompok partisipan yang marah mengalami kenaikan tekanan darah pada sesi pertama dan efeknya tetap terlihat meski mereka sudah diberi pengalih pikiran. Kenaikan tekanan darah ini dalam jangka panjang dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Selain menurunkan tekanan darah, memaafkan juga bisa memberikan banyak manfaat lain, diantaranya:

  • Meningkatkan respon imun
  • Mengurasi kecemasan dan depresi
  • Meningkatkan kualitas tidur

Hal di atas hanya sebagian kecil manfaat yang ditawarkan untuk Anda dengan belajar memaafkan orang lain. Sehingga, memaafkan dapat menjadi cara yang baik untuk meningkatkan kualitas kesehatan kita.

Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa memaafkan?

  • Terima situasinya

Sesuatu yang terjadi dimasa lalu tidak akan bisa diubah lagi, jadi terimalah kondisi yang ada dan ingatlah tidak ada orang didunia ini yang tidak pernah berbuat salah.

  • Hindari kata negatif

Tahukah Anda bahwa kata-kata yang kita ucapkan sebenarnya memiliki kekuatan tersembunyi? Jadi, jangan mengucapkan kalimat seperti “Saya tidak akan pernah memaafkan dia” atau “Saya tidak akan lupa apa yang dia lakukan terhadap saya” karena kata-kata tersebut hanya akan membuat Anda semakin sulit untuk memaafkan.

  • Tuliskan kemarahan Anda dan hancurkan

Cobalah tulis semua hal yang membuat Anda sakit hati dan nama-nama orang yang menyebabkan itu. Jika yang melakukan kesalahan itu adalah diri Anda sendiri, tuliskanlah juga, lalu hancurkan tulisan-tulisan itu. Hal ini bisa membantu membersihkan pikiran Anda. Latihan ini juga akan membantu Anda menemukan masalah-masalah yang belum terselesaikan dalam pikiran Anda.

  • Berhenti menghakimi diri sendiri

Jika Anda melakukan kesalahan terhadap diri Anda sendiri atau Anda terbebani karena merasa sudah mengecewakan/menyakiti seseorang, maka solusinya adalah yakinkanlah diri Anda bahwa berbuat salah adalah sesuatu yang wajar. Berbuat salah akan menjadi hal yang buruk hanya jika Anda mengulangi kesalahan itu lagi. Bertekadlah untuk tidak melakukan kesalahan itu lagi dan minta maaflah secara langsung pada orang terkait. Hal ini akan membebaskan Anda dari derita pikiran.

  • Lepaskan

Memaafkan memang bukan berarti melupakan apa yang telah terjadi. Ini hanya berarti Anda tidak lagi merasakan emosi yang sama dengan yang pernah Anda rasakan sebelumnya. Jadi, lepaskanlah. Lepaskan segala emosi yang mengganjal Anda, belajarlah dari situasi yang Anda alami dan majulah. Hidup Anda terlalu berharga untuk dihabiskan dengan membenci orang lain atau menyalahkan diri Anda sendiri.

SW5-1

Sumber :  kompas.com dan health.com

Air Minum Quelle – Freshness Everyday

Informasi dan Pemesanan Hubungi

Telp : (0254)315003 / 085107094222

Email : kdtquelle@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *