Aturan Penting Minum Jus

Ketindihan Saat Tidur? Ini Penyebabnya!
December 23, 2015
Inilah Kebutuhan Nutrisi Harian Anda
January 6, 2016

Jus buah memang merupakan salah satu cara memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral  yang berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Namun ternyata, minum jus ada aturannya agar jus memberikan hasil yang maksimal bagi tubuh. Minum jus membantu kita mendapatkan manfaat buah dengan cara yang lebih praktis. Nutrisi pada jus pun lebih mudah diserap tubuh dibandingkan dengan buah utuh.

Meskipun jus merupakan minuman yang sehat dan praktis, pengolahan jus yang tidak tepat membuat nilai nutrisi jus berkurang. Berikut adalah beberapa aturan penting dalam minum jus agar kita tetap mendapat manfaatnya.

  1. Jus yang bersifat asam bukan untuk pagi hari

Pagi hari adalah salah satu waktu yang tepat untuk minum jus. Hal ini dikarenakan jus buah banyak mengandung air dan serat yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Namun, mengonsumsi jus yang bersifat asam seperti jus jeruk malah dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Buah-buahan yang tepat untuk dijadikan jus di pagi hari adalah pisang, pepaya, apel, dan wortel.

  1. Jus bukan pengganti makanan

Banyak orang yang mengganti porsi makan dengan segelas jus saat sedang diet atau untuk menjaga kesehatan. Kita boleh saja mengganti makan malam dengan segelas jus, namun bukan berarti sarapan dan makan siang kita harus menggantinya juga.  Kebutuhan nutrisi harus tetap dipenuhi oleh makanan lain karena jus buah tidak mencukupi semua nutrisi dan kalori yang kita butuhkan setiap harinya. Jika kita hanya mengandalkan jus buah untuk keperluan nutrisi sehari-hari, berat badan mungkin akan turun drastis namun kekebalan tubuh kita akan melemah. Selain itu, berat badan akan naik dengan cepat saat pola makan kembali seperti semula. Hal ini dikarenakan minum jus hanya mengurangi jumlah air dalam tubuh bukan mengurangi lemak.

  1. Jus bukan pengganti buah

Terus menerus mengonsumsi jus tanpa mengonsumsi buah secara langsung tidak baik bagi tubuh karena justru dapat meningkatkan berat badan. Mengonsumsi buah segar bermanfaat bagi lambung karena pada saat mengunyah, lambung akan bekerja dan membakar kurang lebih 20 kkal. Jadi, jangan ganti kebutuhan buah seluruhnya dengan jus.

  1. Jus tidak selalu rendah kalori

Faktanya tidak semua buah rendah kalori. Buah seperti alpukat, nangka, dan durian adalah buah-buahan dengan kalori tinggi sekitar 200 kkal. Jika ingin mengonsumsi jus rendah kalori, dapat mengonsumsi buah jeruk, apel, melon, semangka, atau pir yang kandungan kalorinya sekitar 80 kkal.

  1. Jus diminum beserta ampasnya

Jika membuat jus menggunakan juicer, ampasnya akan terpisah. Walau terasa kurang enak, jangan buang ampas buah tersebut karena pada ampas buah terdapat serat dan vitamin seperti vitamin C yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

  1. Jus jangan disimpan dalam waktu lama

Jus yang telah dibuat sebaiknya langsung diminum karena jika tidak, vitamin yang terkandung dalam jus bisa rusak oleh oksigen dan ultraviolet yang ada di sekitar kita. Jika tidak memungkinkan untuk mengonsumsi segera, jus dapat dibuat sedingin mungkin kemudian disimpan dalam wadah yang tertutup rapat. Kondisi dingin dan perlindungan dari cahaya dapat membantu mempertahankan vitamin yang ada pada jus.

  1. Jus tidak harus selalu buah

Jus dapat dibuat juga dari sayur, meski rasanya lebih pahit. Rasa pahit pada sayur dapat diatasi dengan dikombinasikan dengan buah sehingga rasanya lebih segar.

sw5-2

Dikutip dari berbagai sumber

Gambar ilustrasi : Quelle

Air Minum Quelle – Freshness Everyday

Informasi dan Pemesanan Hubungi

Telp : (0254)315003 / 085107094222

Email : kdtquelle@gmail.com

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *